Hepatomegali - Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit Hepatomegali

Gangguan kesehatan hepatomegali merupakan salah satu kondisi yang terjadi ketika adanya pembesaran organ hati seperti halnya pada permasalahan hepatitis. Di lain sisi, hati sendiri memiliki peranan yang sangat penting dalam memproduksi adanya cairan empedu hingga menyimpan gula serta membersihkan tubuh dari berbagai zat atau racun yang berbahaya.

Gejala Hepatomegali

Sedangkan untuk gejala atas gangguan kesehatan hepatomegali itu sendiri sangatlah beragam dan hal ini bisa diketahui dengan berbagai perihal berikut ini. Dalam hal ini, jika seseorang mendapati adanya gejala tersebut, akan sangat tepat untuk segera memeriksakan diri kepada dokter untuk memastikan apakah itu gejala umum hepatomegali.

  1. Adanya rasa yang tidak nyaman pada area perut di sebelah kanan atas
  2. Kondisi perut yang mudah terasa penuh
  3. Munculnya rasa nyeri otot
  4. Menurunnya nafsu makan secara mendadak
  5. Kondisi kulit serta mata yang terlihat kekuningan
  6. Suhu badan yang tinggi atau demam
  7. Berat badan yang turun

Selain itu, gejala lain juga bisa timbul sesuai penyakit yang mendasari hepatomegali. Contohnya, jika hepatomegali disebabkan oleh infeksi pada hati, bisa muncul demam dan nyeri pada perut. Jika disebabkan oleh gagal jantung, bisa muncul sesak, nyeri dada, dan pembengkakan di tungkai.

Penyebab Hepatomegali

Hepatomegali bisa disebabkan oleh penyakit hati atau organ lain yang berhubungan dengan hati. Berikut ini adalah beberapa penyakit atau kondisi yang bisa menyebabkan hepatomegali:

  1. Hepatitis atau radang hati, akibat infeksi virus hepatitis
  2. Abses hati atau kista hati
  3. Penyakit perlemakan hati akibat alkohol atau NASH (non-alcoholic fatty liver disease)
  4. Tumor, kanker hati, atau metastasis kanker dari organ lain ke hati
  5. Gangguan atau penyakit darah, termasuk leukemia, limfoma, atau anemia hemolitik
  6. Gangguan atau penyakit pada kandung empedu dan salurannya, termasuk primary biliary cirrhosis atau cholangitis
  7. Penyakit jantung, seperti gagal jantung kongestif
  8. Kelainan genetik, seperti Wilson’s disease
  9. Gangguan pada aliran darah vena hati, seperti Sindrom Budd-Chiari
  10. Efek penggunaan obat-obatan atau paparan zat kimia tertentu

    Hepatomegali dapat menyerang siapa saja. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita hepatomegali, yaitu:
  • Mengalami kecanduan alkohol
  • Menggunakan obat-obatan sembarangan atau dosis yang berlebihan
  • Mengonsumsi suplemen herbal yang terbuat dari tanaman cohosh hitam, ephedra, atau valerian
  • Menderita penyakit autoimun, penyakit infeksi, atau obesitas

Diagnosis Hepatomegali

Pihak Medis akan melakukan tanya jawab seputar keluhan, obat yang sedang digunakan, dan riwayat kesehatan pasien. Setelah itu, Pihak Medis akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk memeriksa ada tidaknya perubahan warna kulit menjadi lebih kuning dan pembesaran pada perut yang bisa menandakan terjadinya hepatomegali.

Untuk mendiagnosis hepatomegali dan menentukan penyebab yang mendasarinya, Pihak Medis akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti:

Tes darah, untuk melihat kadar enzim yang menggambarkan fungsi hati, ada tidaknya infeksi, dan mengidentifikasi anemia
CT scan dan MRI, untuk melihat kondisi, bentuk, dan ukuran organ hati secara lebih jelas
Biopsi hati, untuk mendeteksi ada tidaknya pertumbuhan sel atau jaringan yang tidak normal, termasuk tumor dan kanker pada hati
USG perut, untuk mengidentifikasi adanya pembesaran pada hati dan organ yang ada di sekitar hati

Pengobatan Hepatomegali

Tujuan pengobatan hepatomegali adalah untuk mengatasi penyebab yang mendasarinya dan meredakan keluhan. Penanganannya akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Beberapa metode pengobatan untuk mengatasi heaptomegali adalah:

  1. Pemberian obat-obatan, seperti obat antivirus untuk mengatasi hepatitis yang disebabkan oleh infeksi virus
  2. Pemberian obat kemoterapi, radioterapi, atau operasi, untuk mengatasi hepatomegali yang disebabkan oleh kanker
  3. Penghentian atau penggantian obat, jika hepatomegali disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu
  4. Pengobatan Alternative, seperti mengonsumsi Obat-obatan Herbal

Selain itu, disarankan penderita untuk mengubah pola hidup ke arah yang lebih baik dengan beberapa cara, seperti:

  • Menghentikan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol
  • Mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang
  • Melakukan olahraga secara rutin
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal

Komplikasi dan Bahaya Hepatomegali

Hepatomegali merupakan tanda dari gangguan pada hati atau organ lain yang berhubungan dengan hati. Komplikasi yang timbul tergantung pada penyebab yang mendasari terjadinya hepatomegali. Beberapa kondisi yang bisa terjadi jika penyebab hepatomegali tidak ditangani dengan tepat adalah:

  • Sirosis
  • Kanker hati
  • Gagal hati
  • Hipertensi portal
  • Ensefalopati hepatik
  • Sepsis

Pencegahan Hepatomegali

Pencegahan hepatomegali bisa dilakukan dengan mencegah penyakit yang dapat menyebabkan kondisi ini. Langkah terbaik untuk mencegah gangguan hati dan gangguan kesehatan lainnya adalah menerapkan gaya hidup sehat, yaitu dengan:

  1. Mengonsumsi makanan dan bergizi seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian
  2. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol
  3. Tidak menggunakan sembarang obat
  4. Menjaga berat badan tetap ideal
  5. Berolahraga secara rutin
  6. Tidak merokok