Black Hairy Tongue – Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Penyakit Black Hairy Tongue

Salah satu penyakit yang dapat menyerang lidah manusia adalah penyakit yang disebut sebagai black hairy tongue. Penyakit ini merupakan penyakit sementara yang sebenarnya tidak berbahaya, menyebabkan lidah manusia memiliki warna gelap dan memiliki tampilan berbulu pada lidah. Hal ini menyebabkan penderitanya akan merasakan rasa tidak nyaman dan rasa logam yang sedikit berlebihan pada lidah.

Gejala Black Hairy Tongue

Ada beberapa gejala yang dapat menjelaskan penyakit black hairy tongueini dan beberapa gejala tersebut diantaranya adalah berubahnya warna pada lidah menjadi hitam, ataupun warna lainnya yaitu coklat, hijau, dan putih. Kemudian, munculnya tampilan seperti bulu pada bagian lidah.
Napas penderita menjadi berbau atau halitosis, munculnya rasa seperti logam dan mental pada bagian mulut penderita. Sensasi geli atau menggelitik pada bagian lidah. Gejala-gejala tersebut merupakan gejala yang sangat umum muncul pada penyakit black hairy tongue.

Penyebab Black Hairy Tongue

Penyakit black hair tongue ini disebabkan karena adanya kulit mati atau sel-sel kulit mati pada bagian papila dalam lidah. Papila ini merupakan bagian lidah yang berfungsi sebagai indera pengecap dan memiliki peran yang sangat vital bagi lidah, sehingga ketika bagian papila ini terkena masalah maka, lidah pun akan terganggu fungsi dan kinerjanya.
Papila ini bisa dengan mudah terserang paparan bakteri, jamur, tembakau, dan zat lainnya sehingga ketika terdapat penumpukan sel kulit mati berlebih pada bagian ini, maka akan secara langsung terlihat seperti rambut hitam oleh karena itu disebut sebagai black hairy tongue.

Diagnosis Black Hairy Tongue

Pihak medis dapat memastikan diagnosis black hairy tongue berdasarkan beberapa metode pemeriksaan di bawah ini:

  • Pemeriksaan fisik
    Black hairy tongue dapat diketahui melalui pemeriksaan kondisi lidah dan rongga mulut. Pasalnya, gejala kondisi ini khas.Bila perlu, medis juga bisa menganjurkan pemeriksaan mikroskopik untuk mengukurmelihat adanya pemanjangan papila filifromis pada lidah lebih dari 3 mm
  • Tanya jawab
    Medis juga akan menanyakan faktor-faktor risiko black hairy tongue. Contohnya, pemakaian antibiotik dan riwayat merokok.
  • Kultur mikroorganisme
    Pihak medis juga dapat mengambil sampel usap (swab) dari permukaan lidah yang mengalami perubahan warna. Dengan ini, dokter bisa melihat ada tidaknya bakteri atau jamur yang menyebabkan black hairy tongue.

Penanganan Penyakit Black Hairy Tongue

Black hairy tongue termasuk kondisi medis yang dapat sembuh sendiri. Pihak medis umumnya akan menganjurkan pasien untuk menjaga kesehatan dan kebersihan rongga mulut sebagai cara mengobati black hairy tongue yang terbaik. Langkah-langkah penanganan tersebut meliputi:

  • Menggosok gigi minimal dua kali sehari, atau tiap sesudah makan.
  • Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • Memakai sikat lidah yang halus ketika menyikat gigi. Alat khusus ini dapat membantu dalam mengangkat sel-sel mati, bakteri, dan sisa-sisa makanan pada lidah.
  • Memakai benang gigi (dental floss) untuk menghilangkan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi.
  • Minum cukup cairan setiap hari agar mulut kering sekaligus menjaga kebersihan mulut.
  • Berhenti merokok.
  • Mengunjungi dokter gigi untuk menjalani pemeriksaan rutin.

Bila black hairy tongue tidak kunjung hilang meski pasien sudah menerapkan cara-cara tersebut, medis dapat meresepkan obat-obatan tertentu. Misalnya, obat antibiotik, antijamur, dan tretinoin. Medis juga bisa menyarankan tindakan pembedahan untuk mengatasi black hairy tongue. Jenis operasi ini dilakukan dengan menggunakan laser atau arus listrik.

Komplikasi Black Hairy Tongue

Bila terus dibiarkan tanpa penanganan, black hairy tongue dapat menyebabkan komplikasi berupa:

  • Penurunan rasa percaya diri karena bentuk dan warna lidah yang abnormal, misalnya lidah hitam
  • Burning mouth syndrome, yakni sensasi panas seperti terbakar dalam mulut
  • Bau mulut alias halitosis
  • Tersedak
  • Mual-mual
  • Hilangnya indera pengecap pada lidah (dysgeusia).